Evaluation of BPJS Health Administration in Reducing Pending Claims at the Buton District Hospital BLUD in 2025
Main Article Content
Abstract
Sistem administrasi klaim BPJS Kesehatan merupakan instrumen vital dalam menjamin keberlangsungan mekanisme pembiayaan rumah sakit. Tingginya proporsi klaim tertunda mengindikasikan adanya defisit implementatif yang perlu ditelaah lebih lanjut. Penelitian ini diarahkan untuk menilai efektivitas tata kelola klaim di BLUD RSUD Kabupaten Buton dengan menitikberatkan pada aspek ketepatan waktu, kepatuhan prosedur, kelengkapan dokumen, serta hambatan struktural yang memengaruhi keterlambatan proses. Kajian dilakukan melalui pendekatan deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan telaah dokumen terhadap lima informan kunci yang terlibat langsung dalam siklus klaim. Temuan memperlihatkan bahwa meskipun rancangan alur kerja telah diformulasikan sesuai standar operasional, praktik antarunit belum seragam sehingga menimbulkan deviasi temporal. Validitas dokumen administratif juga kerap terganggu akibat lemahnya mekanisme verifikasi internal. Selain itu, faktor penghambat yang bersifat sistemik turut teridentifikasi, seperti keterbatasan tenaga administrasi, disartikulasi koordinasi lintas bagian, kendala teknis, serta absennya evaluasi berkelanjutan. Upaya korektif sejauh ini hanya bersifat parsial—meliputi simplifikasi dokumen, evaluasi periodik, dan pembentukan tim koordinatif, tanpa menyentuh restrukturisasi sistem secara fundamental. Secara keseluruhan, sistem administrasi klaim di BLUD RSUD Kabupaten Buton berada pada kategori fungsional namun suboptimal, sehingga dibutuhkan intervensi yang mencakup penguatan prosedural, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta rekayasa koordinasi lintas unit guna menekan klaim tertunda dan memperbaiki efisiensi layanan