Strategi Pengembangan Desa Wisata

Main Article Content

Titing Kartika
Arisman Muchtar

Abstract

Ciburial Village is one of the Tourism Villages that has been established by the West Java Bandung Regency Government in accordance with the Bandung Regent's Decree Number 556.42/ Kep. 71- Dispopar/ 2011 Regarding the Determination of Tourism Villages in the Bandung Regency Area with the concept of Agriecotourism. In implementing the development of Tourism Villages, Ciburial Village encountered obstacles both in terms of human resources, destination management, marketing, and other aspects. The purpose of this study is to determine the development strategy of the tourism village. This study used a qualitative descriptive approach and SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, and Threat) as an analytical tool. The results of the analysis of internal and external factors are processed using a SWOT matrix to produce several strategies. The results of the study indicate that strategies that need to be developed include mapping tourism based on potential, strengthening digital-based promotions as well as building branding, optimizing cross-sectoral coordination in the management of Tourism Villages and training in human resources including destination management and tour guides.

Article Details

How to Cite
Kartika, T., & Muchtar, A. (2023). Strategi Pengembangan Desa Wisata. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 2(1), 20–25. https://doi.org/10.57151/jeko.v2i1.154
Section
Articles

References

Afriza, L., Kartika, T., & Riyanti, A. (2018). Pengembangan Ekowisata Berbasis Masyarakat (Community Based Ecotourism) dalam Rangka Mengentaskan Kemiskinan di Desa Karongsong Kabupaten Indramayu. Jurnal Sains Terapan Pariwisata, 3(1), 20–34. http://www.journal.stpsahid.ac.id/index.php/jstp/article/view/128.

Arismayanti; et al. (2014). Strategi Pengembangan Desa Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Adat Penglipuran Bangli. Jurnal Analisis Pariwisata Vol. 14 No.2 hal 47-66.

Dinas Pariwisata. (2020). Kebudaya Kabupaten Bandung.

Fajri, K, Kartika, T. dan A. L. (2020). Pemberdayaan Masyarakat dalam Meningkatkan Kemampuan Kepemanduan Wisata di desa Wisata Cibuntu Kab. Kuningan Provinsi Jawa Barat. Urnal Qardhul Hasan; Media Pengabdian kepada Masyarakat. Hal. 28-38.

Harira,S (2020). Strategi Pengembangan Kampung Wisata Tenun Berbasis Community Based Tourism. Institut Teknologi Kalimantan, Vol. 11 No. 1 Maret 2023, Hal. 69-82. Retrieved from http://repository.itk.ac.id/3948/4/08151041_chapter_2.pdf

Kartika, T., Afriza, L., & Fajri, K. (2019). Pemberdayaan Masyarakat Di Desa Wisata Cibuntu Kabupaten Kuningan Provinsi Jawa Barat. Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation, 2(1), 11–24. https://doi.org/10.17509/jithor.v2i1.16427.

Kuswinton. (2022). Strategi Pemasaran UMKM dalam Menghadapi Pasar di Era Pandemi Covid 19. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 1(2), 27–32. https://doi.org/10.57151/jeko.v1i2.49.

lioe, l. E. (2022). Pelatihan Keberishan dan Tata Letak Rumah Tinggal (homestay) di desa wisata cikolelet. jurnal administrasi negara.

Maheta N, .. Y. (2020). Strategi Pengembangan Wisata Rowo Klampok Berbasis Kearifan Lokal (Local Wisdom) (Studi Pada Desa Senggreng Kecamatan Sumberpucung Kabupaten Malang). Respon Publik, 34-42..

Nuryanti, W. (1993). Concept, Perspective and Challenges, makalah bagian dari Laporan Konferensi Internasional mengenai Pariwisata Budaya. Yogyakarta:Gadjah Mada University Press. Hal. 2-3).

Peraturan Mentri Desa PDTT. (2020). Nomor 14 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, Dan Transmigrasi Nomor 11 Tahun 2019 Tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2020.

Prafitri, G. R., & Damayanti, M. (2016). Kapasitas Kelembagaan Dalam Pengembangan Desa Wisata (Studi Kasus: Desa Wisata Ketenger, Banyumas). Jurnal Pengembangan Kota, 4(1), 76. https://doi.org/10.14710/jpk.4.1.76-86

Pitana, I G., Gayatri, P. (2015). Sosiologi Pariwisata. Andi: Yogyakarta.

Putra. (2018). Ekosistem Sebagai Modal Dasar Pengembangan DesaWisata. Diunduh dari http://tourism.padang.go.id/index.php?to urism=news&id=5.

Ramadhani, Suswanta, & Shaddiq, S. (2021). E-Marketing of village tourism development strategy (Case study in the tourist village puncak sosok). Journal of Robotics and Control (JRC), 2(2), 72–77. https://doi.org/10.18196/jrc.2255.

Sudarman, La dan Udin, N. (2019). Strategi Perencanaan dan Pengembangan Obyek Wisata. 16(2), 15–36.

Sukrin, Wilda Fatmala, F. R. (2022). Pengaruh Produk Pariwisata dan Citra Destinasi Terhadap Keputusan Berkunjung Pariwisata Dipantai Nirwana Kota Baubau Tahun 2021. Jurnal E-Bis, 6(2), 366-385. https://doi.org/10.37339/e-bis.v6i2.971.

Sihombing, S. B. (2022). Objek Wisata Alam Pantai Paropo Kecamatan Silahisabungan , Kabupaten Dairi adalah. 17(02), 106–117

Suprobowati, D., Sugiharto, M., & Miskan, M. (2022). Strategi Pengembangan Desa Wisata Kreatif Berbasis Masyarakat Kearifan Lokal Hendrosari Gresik. Jurnal Ilmiah Manajemen Publik Dan Kebijakan Sosial, 6(1), 53-68.

Suwantoro, G. (2020). Dasar-Dasar Pariwisata. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Undang-Undang. (2009). Nomor 10 tentang Kepariwisataan.

Widjaja, H. (2011). Otonomi Daerah dan Daerah Otonom, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Tanaya, P. L. (2019). Strategi Pengembangan Desa Wisata . Jakarta: Kemendesa RI.

Similar Articles

1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.